Pilihan Transportasi Backpacker Dari Palembang ke Jakarta Agar Biaya Perjalanan Tetap Murah.


Pada artikel sebelumnya kita telah membahas bagaimana murahnya biaya perjalanan dari Jakarta ke Palembang melalui jalur darat dengan backpacker. Pada artikel kali ini kita akan membahas hal sebaliknya. Dari Palembang menuju Jakarta, masih dengan backpacker. 

Secara garis besar jika anda telah membaca artikel sebelumnya (murahnya biaya perjalanan dari Jakarta ke Palembang dengan backpacker). Maka anda secara garis besar perjalanan dan estimasi dari Palembang ke Jakarta adalah sama. Travel untuk menuju pelabuhan Bakahuni dapat kita temui depat didepan stasiun kereta api Tanjungkarang.

Hanya saja jika dari Jakarta kita memulai perjalan sore hari. Maka dari Palembang kita harus memulai perjalanan pada pagi hari, mengikuti jadwal keberangkatan kereta api yang paling murah harga tiketnya yakni 32.000 pada pukul 08.30 pagi. Anda akan tetap tiba di pelabuhan untuk menyebrang ke pulau jawa pada malam hari.

Serta melakukan perjalanan dari stasiun Merak menuju Jakarta pada pagi hari, dengan jadwal keberangkatan kereta api paling awal adalah pada pukul 05.00. Dan anda akan sampai sekitar pukul 09.00 pagi. Anda juga akan menghabiskan biaya perjalan sama dengan perjalanan sebelumnya, yakni Jakarta Palembang. 

damri

Namun bagaimana jika berada dalam suatu kondisi yang tidak memungkinkan kita melakukan perjalanan mengikuti rute seperti pada artikel sebelumnya. Katakan saja kita tidak mendapatkan tiket kereta api rute Palembang Lampung pada pagi hari, sedangkan pada keesokan hari anda sudah harus berada di Jakarta untuk kepentingan dan suatu hal lainnya.

Anda bisa saja menggantil jadwal kebarangkatan kereta api, dengan menumpang kereta pada malam hari. Namun hal ini tidak saya sarankan, karena harga tiketnya sangat mahal bila dibandingkan dengan jadwal kebarangkatan pagi hari, yakni 150.000, meskipun ada akan sampai di Jakarta pada keesokan harinya juga.

Masih terdapat satu opsi kendaraan agar biaya yang kita habiskan tetap sama dengan yang kita bahas pada artikel sebelumnya, yakni menggunakan bus. Loh kenapa bus? Bukannya menggunakan bus akan mengeluarkan biaya yang mahal?  Mari langsung saja kita bahas!

Bus yang akan kita tumpangi tentu saja akan menghabiskan biaya yang sama besarnya dengan menggunakan kereta api ditambah travel dan kapal penyebrangan. Bagaimana bisa? Tentu saja bisa!

Hal yang harus kita lakukan tentu saja tidak menumpang bus dari loket resmi bus, namun bukan berarti kita membeli tiket melalui calo. Kita hanya perlu menumpang bus saat bus sudah dalam perjalanan sehingga kita akan mendapatkan harga yang murah. 

Kita hanya perlu memberhentikkan bus yang menuju Jakarta atau melaluinya di jalan lintas. Di Palembang kita bisa menunggu di depan terminal Karya Jaya, atau di jalan lintas lainnya seperti Soekarnoe Hatta, Demang Lebar Daun, dan jalan Raya Palembang Indralaya.

Yang harus kita ingat baik-baik dan berkomitmen tinggi adalah tidak akan menggunakan jasa calo untuk menghentikan bus-bus yang lewat. Perlu kita pahami, bahwasannya ongkos yang akan kita keluarkan akan menjadi lebih mahal jika kita menggunakan jasa mereka. Lalu seperti apa ciri-ciri calo?

Gampang saja teman-teman semua. Saat anda menunggu bus lewat, biasanya akan ada orang yang mendekati anda dan bertanya-tanya tujuan perjalanan anda. setelah itu dia akan menawarkan harga ongkos kepada anda, setelah itu mengajak anda bernegoisasi. Dan saat anda mau, biasanya mereka akan menawarkan harga yang sangat tinggi, apalagi jika anda terlihat gugup dan takut, biasanya akan semakin mahal. Saat anda berekspresi seperti itu, maka calo tersebut akan memanfaatkan ketakutan anda dengan sedikit memberikan tekanan, seperti bus yang akan datang adalah yang terakhir dan sebagainya. Dan tentu saja jika anda melakukan tawaran harga tidak akan berhasil menurukan harga. Jika berhasilpun, harga hanya berkurang sekitar 5.000 hingga 10.000 saja.

Kita hanya menolak mereka secara terus menerus jika mereka menawarkan harga. Cukup dengan berkata akan memberhentikan sendiri. Hal tersebut harus anda ingat baik-baik, jika tidak maka anda bisa-bisa akan mengeluarkan uang yang lebih banya.

Ketika kita menunggu bus, kita cukup menghentikan setiap bus antar provinsi yang lewat dengan melambaikan tangan. Saat bus berhenti menghampiri kita, biasanya mereka akan bertanya kemana tujuan kita. Sebutkan saja tujuan kita.

Oh iya, sebelumnya kita akan melakukan perjalanan menggunakan bus ini hanya sampai pelabuhan merak. Setelah sampai pada pelabuhan merak, maka rute dan moda transportasi yang akan kita gunakan adalah sama dengan yang ada pada artikel sebelumnya. Dengan kata lain kita akan menyatukan perjalanan kita dari Palembang hingga pelabuhan merak menggunakan satu moda trasportasi saja, begitu juga dengan biaya perjalanannya.

Mari kita kembali ke saat memberhentikan bus. Hal selanjutnya yang perlu anda ketahui dan ingat baik-baik adalah harga yang harus dikeluarkan pada perjalanan ini yakni 100.000 dari Palembang hingga pelabuhan Merak. Pada artikel sebelumnya total biaya perjalanan dari Palembang hingga pelaburan merak atau sebaliknya adalah 32.000 + 50.000 + 15.000 = 97.000, yang berarti anda hanya mengeluarkan biaya tambahan sebesar 3000 saja dari yang seharusnya jika menggunakan bus.

Selanjutnya anda juga harus memastikan ongkos perjalanan sebelum menaiki bus. Saat bus sudah diketahui akan melintasi pelabuhan Merak, maka haru bertanya terlebih dahulu ongkosnya. “berapa pak?” begitu lebih kurangnya.

Jika 100 maka anda tinggal menaiki bus saja. Namun jika melebihi dari itu, anda langsung melakukan penawara ke harga 100.000. Biasanya mereka  akan langsung setuju, namun jika a lot atau sulit, biasanya masih terdapat calo disekitar kita, sehingga membuat harga yang ditawarkan masih sedikit sulit. Mengapa bisa?

gambar:sutterstock

Karena biasanya bus harus memberikan sejumlah uang sebagai tanda terima kasih untuk mereka yang telah mencarikan penumpang. Maka bayangkan saja jika kalian menggunakan jasanya, selain mereka mendapatkan keuntungan yang besar dari ongkos yang anda bayarkan kepada calo, mereka juga akan mendapatkan komisi dari supir bus. Perhatikan saja saat mereka menyerahkan uang ongkos kepada kernet mobil, yakni dengan cara dikepal dan langsung meyerahkan kepada kernet seperti seseoarang yang sedang memberikan suap.
Yang harus diketahui uang yang diberikan oleh calo kepada kernet bus tetap sebesar 100.000, mengapa? Jawabannya adalah karena ongkos dari Palembang hingga pelabuhan Merak sejumlah itu. 

Maka saya menyarankan tidak memberhentikan bus di depan terminal atau keramaian tempat penumpang-penumpang menunggu bus. Boleh saja disana namun hal diatas harus diingat baik-baik. Sebaiknya anda menunggu sedikit lebih jauh dari tempat tersebut, yang penting tetap berada di jalur bus lewat. 

Hal selanjutnya yang harus diingat baik-baik adalah bahwa tujuan kita pelabuhan Merak. Jangan pernah menyebutkan tujuan pelabuhan Bakahuni atau yang lainnya. Karena jika menyebut tujuan pelabuhan Bakahuni, kita akan diturunkan tepat saat sampai di pelabuhan tersebut. Dan kita harus tetap membeli tiket penyebrangan sendiri.

Namun tidak jika tujuan kita adalah pelabuhan Merak. Kita akan tetap membayar 100.00 saja. Ketika kita sudah berada didalam bus, maka kita akan berpisah dengan bus yang kita tumpangi tepat setelah berada didalam kapal penyebrangan. Karena setelah kapal merapat ke dermaga pelabuhan Merak, kita akan langsung berjalan kaki melalui jembatan yang ada menuju statsiun kereta api Lokal Merak.

Rute dan biaya perjalanan selanjutnya sama dengan artikel sebelumnya. Maka total biaya yang kita keluarkan adalah 113.000 saja. Jika ditambah biaya konsumsi berjumlah 203.000 saja. Besaran biaya makan bergantung pada diri anda, bagaimana gaya makan dan jenis makanan yang anda beli.

#catatanramadhan2019

Post a Comment

0 Comments